Buka Sejarah Kampung Santri Sidosermo ke 50 Peneliti Kampus, Para Kiai Rangkum Riwayat Pesantren
Laporan Kegiatan · Lain-lain · Koramil 0830-20/Wonocolo
Jejak panjang perkampungan santri di Sidosermo kini terdokumentasikan ke ranah akademik kampus luar kota. Warga mendapati sejarah panjang lingkungan mereka tidak lagi sekadar cerita tutur antargenerasi, melainkan menjadi rujukan studi mendalam setelah puluhan akademisi menyambangi perkampungan di kawasan Kecamatan Wonocolo ini.
Selama puluhan tahun, kekayaan riwayat pondok pesantren tradisional di Sidosermo lebih banyak tersimpan dalam ingatan para sesepuh kampung dan kalangan santri internal. Pengetahuan mengenai asal-usul kampung tua serta kiprah lembaga pendidikan keagamaan setempat kerap belum terdata secara utuh bagi kalangan di luar wilayah.
Pertemuan yang berlangsung di Pendopo Kelurahan Sidosermo pada Selasa siang mengubah celah itu. Sebanyak 50 peserta studi akademik dari Universitas Darussalam Gontor duduk bersama pengurus lingkungan RT dan RW, staf kelurahan, Bhabinkamtibmas, serta Babinsa Koramil 0830-20/Wonocolo. Para pimpinan Pondok Suhihudin, Pondok Hikmatun Najiah, dan Pondok An-Najiah Timur memaparkan langsung babad pendirian kampung serta dinamika pesantren kepada rombongan tamu.
Pencatatan riwayat ini langsung menyambung kebutuhan wilayah Sidosermo dalam merawat posisinya sebagai basis religi bersejarah di Surabaya. Keterangan tutur yang dihimpun para kiai menjadi data rujukan bagi kajian kampus, sekaligus menegaskan kelestarian identitas kampung yang terus dijaga bersama aparat pembina kewilayahan.
Beranda SEMONGKO 0830