Warga Gunung Anyar Perketat Pengawasan Sarang Nyamuk Tekan Risiko Demam Berdarah
Laporan Kegiatan · Pendampingan program pemerintah (bansos, posyandu, dll.) · Koramil 0830-11/Rungkut
Lingkungan permukiman di RW 01 Kelurahan Gunung Anyar kini lebih terlindungi dari ancaman gigitan nyamuk setelah tempat penampungan air diperiksa secara teliti oleh tim gabungan. Sebanyak 50 kepala keluarga mendapatkan pemahaman langsung mengenai cara memutus rantai perkembangbiakan nyamuk sejak Jumat pagi (25/9/2026), dimulai dari pembersihan genangan di dalam maupun luar rumah.
Potensi kemunculan jentik kerap membayangi area permukiman saat wadah tampungan air terbuka dan luput dari pemantauan rutin. Genangan air bersih yang dibiarkan tanpa sirkulasi menjadi sarang ideal bagi nyamuk pembawa virus demam berdarah dengue (DBD), sehingga berisiko menularkan penyakit jika tidak diantisipasi secara berkala di tingkat rukun tetangga.
Menjawab kebutuhan sanitasi lingkungan itu, Gebyar Pemberantasan Sarang Jentik Nyamuk (PSJN) digulirkan mulai dari halaman kantor Kelurahan Gunung Anyar hingga ke balai RT 3 RW 01 Kecamatan Gunung Anyar. Puskesmas setempat memimpin penyuluhan bersama Kader Surabaya Hebat (KSH), didampingi Babinsa Koramil 0830/11 Rungkut, Bhabinkamtibmas, bidan kelurahan, serta ketua RT 3 dan RT 4. Tim gabungan berkeliling mendatangi titik tampungan air, mengamati potensi jentik, sekaligus membagikan petunjuk praktis pengelolaan sanitasi rumah tangga kepada warga.
Pemeriksaan jentik dan penyuluhan berjalan tertib tanpa kendala operasional di lapangan. Tindak lanjut pengawasan kebersihan air kini diserahkan kembali kepada warga di bawah pendampingan rutin para kader kesehatan dan pengurus rukun tetangga, menjaga bak penampungan tetap bersih agar kasus demam berdarah tidak meluas di Gunung Anyar.
Beranda SEMONGKO 0830