Rangkah Jadi Ruang Dialog Waspada Curanmor dan Kabar Bohong
Laporan Kegiatan · Komunikasi Sosial (tatap muka, anjangsana) · Koramil 0830-08/Tambaksari
Selepas ibadah salat Jumat, serambi Masjid Nabaussalam di Kelurahan Rangkah perlahan mulai lengang. Langkah kaki jemaah yang beranjak pulang menyisakan suasana tenang di teras rumah ibadah, ketika empat orang duduk melingkar di atas lantai ubin yang sejuk pada siang yang terik.
Di sudut pemukiman Kecamatan Tambaksari itu, aparat kewilayahan dari Koramil 0830-08/Tambaksari menggelar komunikasi sosial bersama tokoh agama yang juga pengurus takmir masjid. Pertemuan sekitar pukul 12.30 WIB ini membuka ruang obrolan hangat mengenai situasi keamanan dan ketertiban lingkungan yang dihadapi warga sehari-hari.
Fokus pembicaraan tertuju pada kerawanan aksi pencurian kendaraan bermotor yang kerap menyasar lingkungan permukiman dan titik keramaian. Area parkir rumah ibadah dan gang kampung dinilai memerlukan kewaspadaan ekstra, terutama saat jam-jam rawan ibadah dan istirahat siang. Lewat pertemuan ini, disepakati pentingnya langkah pencegahan mandiri, mulai dari penataan tata letak parkir hingga imbauan rutin penggunaan kunci pengaman ganda bagi jemaah.
Tantangan keamanan fisik beriringan dengan derasnya arus kabar di gawai warga. Pokok bahasan literasi digital diangkat agar masyarakat tidak mudah goyah atau terprovokasi oleh peredaran kabar bohong di media sosial. Pengurus takmir masjid memegang peranan krusial sebagai simpul penyejuk informasi, menyaring isu liar yang kerap beredar cepat lewat pesan berantai di lingkungan warga.
Dialog tatap muka yang berlangsung aman dan lancar ini ditutup dengan rencana menggiatkan anjangsana silaturahmi secara berkelanjutan di Kelurahan Rangkah. Menjaga ketenteraman wilayah perkotaan yang padat memang membutuhkan kepekaan bersama, dimulai dari komunikasi teratur antara aparat teritorial dan para tokoh masyarakat di akar rumput.
Beranda SEMONGKO 0830